Karena saya suka “jajan” domain, terkadang beberapa domain yang saya target sudah dimiliki orang lain. Hal tersebut membuat kita penasaran. Siapa pemilik domain tersebut?
Lalu muncul pertanyaan, eh, bagaimana cara mengetahui pemilik domain tersebut? Atau kapan dibeli dan kapan expired-nya?
Datanglah istilah cek whois domain. Artikel ini membahas cara melihat pemilik domain, status domain, usia domain, hingga expired domain dengan metode yang mudah dipahami.
Sejauh yang saya tahu, ada beberapa cara seperti melalui browser atau cek Windows, Linux, macOS, dan cara khusus untuk whois domain .id.
Kalau sobat UlikPC penasaran seputar whois domain, cek pemilik domain, cek owner domain, cek kepemilikan domain, cek domain expired, atau cara cek pemilik website, kita bahas bersama.
Yang akan dibahas:
- Cek domain global bisa memakai ICANN Lookup.
- Untuk domain Indonesia, bisa memakai WHOIS/RDAP PANDI.
- Di Linux, macOS, dan Windows, bisa cek via terminal atau command line.
- WHOIS dan RDAP dipakai untuk data registrasi domain, sedangkan
nslookupdandigdipakai untuk data DNS.
Sub Topik
Apa Itu WHOIS Domain?
WHOIS domain adalah istilah untuk melihat data registrasi sebuah domain.
Data domain yang bisa dilihat diantaranya info siapa registrar atau pemiliknya, status domain, nameserver, tanggal dibuat, tanggal diperbarui, dan pada beberapa informasi publik terkait pemilik domain atau organisasi pemiliknya.
Bagaimana kalau ada data yang terlihat ditutupi dan tidak lengkap?
Tidak semua domain akan menampilkan nama pemilik secara lengkap, hasilnya kadang hanya menampilkan registrar, status, serta informasi teknis lain yang tersedia untuk publik.
Jadi memang ada WhoIS Domain Protection di mana fitur ini memang disediakan untuk melindungi data privasi si owner domain.
Pindah ke domain lokal di Indonesia, untuk domain global, bisa memakai ICANN Lookup. Sedangkan untuk domain lokal Indonesia seperti .id, co.id, web.id, dan ac.id, sobat bisa menggunakan layanan resmi WHOIS/RDAP PANDI.
Mengapa Orang Mencari WHOIS Domain?
Orang mencari cek whois domain bukan hanya karena penasaran siapa pemiliknya. Dalam praktiknya, kebutuhan user jauh lebih beragam. Ada yang ingin audit domain milik bisnis sendiri, ada yang ingin cek masa aktif domain, ada juga yang sedang riset domain kompetitor.
Cara Cek WHOIS Domain Lewat Browser
Kalau sobat ingin cara paling mudah, cukup buka browser dan pakai layanan lookup online. Metode ini cocok untuk pemula maupun pengguna yang hanya sesekali melakukan pengecekan domain.

Untuk domain umum, gunakan ICANN Lookup. Untuk domain Indonesia, gunakan WHOIS / RDAP PANDI. Setelah itu, cukup masukkan nama domain yang ingin dicek.
Data yang biasanya tampil di hasil lookup
- Nama domain
- Registrar atau nama pemilik perorangan atau organisai atau usaha
- Status domain
- Tanggal dibuat atau daftar
- Tanggal diperbarui atau diperpanjang
- Nameserver
- Informasi publik lain yang tersedia
Cara Cek Pemilik Domain di Linux
Bagi pengguna Linux seperti saya, cara paling umum untuk cara cek pemilik domain adalah melalui terminal dengan command whois. Metode ini cepat dan efisien, terutama kalau kita sering melakukan pengecekan berulang.

Saya biasa menggunakan command berikut, tetapi jika menghasilkan pesan command not found, berarti paket whois belum terinstal.
whois namadomain.comInstall WHOIS di Linux
# Debian / Ubuntu
sudo apt install whois
# Fedora / RHEL
sudo dnf install whois
# Arch Linux
sudo pacman -S whois
# Alpine Linux
sudo apk add whois
# openSUSE
sudo zypper install whoisSetelah paket terinstal, jalankan kembali command ini:
whois namadomain.comMetode ini cocok untuk kebutuhan seperti cek cepat data domain, cek tanggal registrasi domain, cek masa aktif domain, atau cara cek registrar domain tanpa harus membuka browser.
Cara cek WhoIS domain dengan terminal adalah cara terbaik dan favorit saya pribadi karena memang menggunakan Linux di PC dan laptop.
Cara Cek WHOIS Domain di macOS
Di macOS, orang bisa memakai Homebrew untuk menginstal tool whois. Ini adalah pilihan yang paling praktis untuk pengguna Mac yang ingin melakukan whois domain checker lewat terminal.
brew install whoisSetelah itu, jalankan command berikut:
whois namadomain.comJika ingin melihat referensi resmi paketnya, bisa cek di halaman Homebrew Formula: whois.
Cara Cek WHOIS Domain di Windows
Untuk Windows, cara yang paling dikenal adalah memakai Sysinternals Whois dari Microsoft. Tool ini cocok untuk user yang ingin cek pemilik website, cek owner domain, atau melakukan lookup domain dari Command Prompt dan PowerShell.
Command nya cukup mirip dengan yang digunakan di Linux.
whois namadomain.comKalau lebih suka metode tanpa instal tool tambahan, tetap bisa memakai lookup online lewat browser. Namun untuk penggunaan rutin, command line biasanya terasa lebih cepat.
Bedanya WHOIS dengan NSLOOKUP dan DIG
Ini salah satu hal yang paling sering bikin bingung. Banyak orang mengira nslookup dipakai untuk cek pemilik domain. Padahal fungsinya berbeda. WHOIS atau RDAP dipakai untuk melihat data registrasi domain, sedangkan nslookup dan dig dipakai untuk melihat data DNS.
| Tool | Fungsi Utama | Contoh Kebutuhan |
|---|---|---|
| WHOIS / RDAP | Melihat data registrasi domain | Cek pemilik domain, registrar, status domain, usia domain |
| NSLOOKUP | Melihat informasi DNS | Cek A record, MX, NS, TXT |
| DIG | Query DNS lebih detail | Audit DNS teknis, troubleshooting server |
Jadi, kalau tujuan sobat adalah siapa pemilik domain, cek kepemilikan domain, atau domain owner lookup, pakai WHOIS atau RDAP. Kalau tujuan sobat adalah melihat record DNS, pakai nslookup atau dig.
Cara Cek Domain Expired dan Usia Domain
Tidak semua orang memakai WHOIS untuk mencari nama pemilik domain. Banyak juga yang memakainya untuk cek expired domain, cek domain expired, cek usia domain, cek tanggal expired domain, atau cek status domain.
Untuk mengevaluasi domain, ada tiga data yang biasanya paling penting untuk dibaca:
- Tanggal dibuat untuk mengetahui usia domain
- Tanggal diperbarui untuk melihat pembaruan terakhir
- Status domain untuk mengetahui kondisi domain saat ini
Dari data tersebut, biasanya sudah bisa mendapat gambaran apakah domain masih aktif, sudah cukup lama terdaftar, atau mendekati periode penting untuk perpanjangan.
Cara Cek WHOIS Domain .ID
Mungkin ini adalah hal baru dan tidak semua orang sudah teredukasi.
Sebenarnya, untuk pasar Indonesia, kalau fokus domain Indonesia, sebaiknya langsung gunakan sumber resmi dari PANDI.
Sobat bisa mengaksesnya di pandi.id/whois. Ini adalah langkah yang paling masuk akal untuk cara cek whois domain .id karena sumber datanya langsung dari registri domain Indonesia.
Kenapa Data Pemilik Domain Kadang Tidak Tampil?
Seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, ini adalah pertanyaan yang sangat umum. Banyak user merasa tool-nya tidak bekerja saat mencoba cek pemilik domain, padahal datanya memang bisa dibatasi karena perlindungan privasi atau kebijakan registri dan registrar.
Jadi, saat mencari cara cek pemilik website atau melihat pemilik domain, memang sangat wajar jika hasil yang muncul bisa berbeda-beda.
Ada domain yang menampilkan data organisasi, ada yang menampilkan data publik terbatas, dan ada juga yang hanya menampilkan registrar serta status domain.
Semua data yang terlihat tergantung dari si pemilik domain saya mendaftarkan domain mereka, apakah mau di publish bebas atau mereka gunakan Domain Privacy Protection.
Pada Intinya…
Pengecekan cepat, browser sudah cukup. Untuk penggunaan rutin, terminal akan terasa lebih efisien. Untuk domain global, bisa memakai ICANN Lookup. Untuk domain Indonesia, bisa langsung memakai WHOIS / RDAP dari PANDI.
Pada akhirnya, WHOIS untuk cek pemilik domain, cek status domain, cek usia domain, sampai cek domain expired. Yang penting, jangan tertukar antara lookup registrasi domain dengan tool DNS seperti nslookup atau dig.